Simpulkan Teks Tersebut Berdasarkan Kelengkapan Strukturnya
Simpulkan teks cara efektif menyimak pidato berdasarkan kelengkapan strukturnya
1. Simpulkan teks cara efektif menyimak pidato berdasarkan kelengkapan strukturnya
Jawaban:
telinga tetap mendengar,mata tetap kedepan, pikiran tetap tenang
2. 1. Apakah teks deskripsi tersebut memuat struktur yang lengkap? 2. Apakah teks deskripsi tersebut menggunakan struktur yang berurutan? 3. Buatlah simpulan berdasarkan hasil penelahanmu mengenai struktur teks deskripsi tersebut.
Penjelasan:
yayacandi Borobudur sebaga salah satu tempat paling bersejarah di dunia3. 1 bacalah teks di bawah ini 2 dengan berdiskusi tentukan bagian-bagian dari struktur teks tersebut 3 simpulkan pula struktur teks tersebut berdasarkan kejelasan dan kelengkapan
Jawaban:
mohon maap ,teks nya mana ya ka? ko ini cuma penjelasan nya doang ?
4. TEKS KIAT MENATA RAMBUT PENDEK simpulkan teks tersebut berdasarkan kelengkapan strukturnya!
Penjelasan:
rambut pendek itu lebih simple mudah diatur dan tidak cepat gerah dalam kondisi beraktivitas
5. simpulkan pula struktur teks tersebut berdasarkan kejelasan dan kelengkapannya! "nenek moyang bangsa indonesia"
Jawaban:
paragraf nya mana ya itu kayak nya ada paragraf nya.
6. . Bacalah teks yang berjudul “KRIMINALITAS” di atas. Tentukanlah bagian-bagian dari struktur teks tersebut. Kemudian, simpulkan pula struktur teks tersebut berdasarkan kelengkapannya!
Jawaban:
itu hanya othan yang berdeteksi
7. C. 1.bacalah teks di bawah ini! 2.Dengan berdiskusi, tentukan bagian bagian dari struktur teks tersebut 3.Simpulkan pula struktur teks tersebut berdasarkan kejelasan dan kelengkapannya!
Teks eksplanasi adalah sebuah teks yang menyajikan detil terjadinya sebuah peristiwa. terdapat dua aspek yang dilaporkan dalam sebuah teks eksplanasi yaitu bagaimana dan kenapa sebuah peristiwa dapat terjadi.
Pembahasan
Pada kesempatan ini, soal meminta kita untuk membabak sebuah teks eksplanasi berjudul "Perjuangan Ulama Pejuang: Pangeran Diponegoro" ke dalam struktur penyusunnya serta menyimpulkan teks tersebut berdasarkan kejelasan dan kelengkapannya. Berikut kakak akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut satu per satu.
Perlawanan Ulama Pejuang Pangeran Diponegoro
Identifikasi fenomena
Pada tahun 1825 Belanda bermaksud menyambung dan memperlebar jalan melalui tanah makam leluhur Pangeran Diponegoro dengan tidak minta izin lebih dulu kepada Pangeran Diponegoro. Hal itu menyebabkan Pengeran Diponegoro marah karena mengesampingkan beliau sebagai wali raja sekaligus ulama kharismatis dari Kesultanan Yogyakarta.
Proses kejadian
Pada waktu diadakan pemasangan pancang-pancang oleh suruhan Belanda, pancang-pancang itu dicabuti oleh suruhan Pangeran Diponegoro. Wakil Belanda, Residen Smissaert, meminta Pangeran Mangkubumi (paman Pangeran Diponegoro) untuk memanggil Pangeran Diponegoro. Setelah Pangeran Mangkubumi bertemu dengan Pangeran Diponegoro, ia malah bergabung dengan Pangeran Diponegoro untuk melakukan perlawanan. Pada tanggal 20 Juli 1825 rumah kediaman Pengeran Diponegoro di Tegalrejo diserang dan dikepung oleh pasukan berkuda di bawah pimpinan Chevalier dengan maksud untuk menangkap Pengeran Diponegoro.
Dalam pertempuran itu Pangeran Diponegoro dan Pangeran Mangkubumi lolos. Namun, rumah Pangeran Diponegoro dibakar oleh Belanda. Sejak itu Pengeran Diponegoro bertekad melawan Belanda untuk menegakkan kemerdekaan dan keadalian dari kaum penjajah.
Perjuangan Pangeran Dipenogoro mendapat simpati luas. Para pengikutnya pun bertambah banyak. Oleh karena itu, pasukan Pangeran Diponegoro dibagi menjadi beberapa batalyon dan setiap batalyon diberi nama sendiri misalnya Turkiya, Arkiya, dan sebagainya.
Dalam peperangannya, Pangeran Diponegoro mempergunakan sistem gerilya. Mereka tidak pernah mengadakan penyerangan secara besar-besaran. Akan tetapi, hanya degan perang lokal secara sporadis. Siasat ini ternyata sangat efektif dan menjadikan Belanda kewalahan.
Untuk menghindari serbuan Belanda, Pangeran Diponegoro memindahkan pusat pertahanannya ke Daksa (sebelah barat laut Yogyakarta). Selanjutnya serangan-serangan terhadap Belanda dilakukan dari Daksa sebagai pusat pertahanan yang baru. Bersamaan dengan itu, atas desakan rakyat, para bangsawan dan ulama, Pangeran Diponegoro mengangkat dirinya sebagai kepala negara dengan gelar “Sultan Abdulhamid Herucakra Amirulmukminin Sayidin Panatagama Kalifatullah Tanah Jawa”. Setelah diadakan penobatan, didirikanlah pusat negara, yakni Plered dengan pertahanan yang kuat. Hal itu dilakukannya untuk menjaga kemungkinan apabila mendapat serangan dari pihak Belanda yang mungkin muncul sewaktu-waktu. Pertahanan daerah Plered ini ditangani oleh Kerta Pengalasan.
Usaha untuk memperkuat pertahanan di Pelred itu ternyata cukup efektif. Pada tanggal 9 Juni 1826, dengan kekuatannya yang besar, Belanda berusaha menyerang Plered. Usaha Belanda itu tidak berhasil. Selanjutnya untuk meningkatkan pertahanan di Plered, Kerta Pengalasan diganti oleh dua orang pemuda yang gagah berani yaitu Sentot yang bergelar Ali Basah Prawiradirja dan Prawirakusuma yang kedua-duanya masih berusia 16 tahun.
...
Ulasan
Jenderal de Kock menolaknya dan melarang Pangeran Diponegoro meninggalkan ruangan. Pangeran Diponegoro ditangkap Belanda yang ternyata telah menyiapkan penyergapan secara rapi. Dengan demikian, Belanda menjalankan pengkhianatan yang kesekian kalinya. Selanjutnya dengan pengawal yang ketat, Pangeran Diponegoro dibawa ke Batavia lalu dibuang ke Manado kemudian dipindahkan ke Benteng Rotterdam di Makassar sampai wafatnya (8 Januari 1855). Jenazahnya dimakamkan di Kampung Melayu, Makasar.
Simpulan
Teks tersebut telah ditulis secara jelas dan lengkap.
Pelajari lebih lanjut
Pada materi ini, kamu dapat belajar tentang teks eksplanasi:
https://brainly.co.id/tugas/752240
Detil jawaban
Kelas: VIII
Mata pelajaran: Bahasa Indonesia
Bab: Bab 1 - Sastra
Kode kategori: 8.1.1
Kata kucni: teks eksplanasi, struktur, perlawanan ulama pejuang pangeran diponegoro, identifikasi fenomena, proses kejadian, simpulan, ulasan
8. berdasarkan analisis yang kamu lakukan, apakah teks tersebut memenuhi kelengkapan struktur teks persuari? simpulkan jawabanmu dengan disertai alasan yang tepat!
Jawaban:
Teks persuasi adalah teks yang mengemukakan sejumlah pendapat yang bisa mengantarkan pembaca untuk mau mengikuti bujukan atau ajakan penulis.
Pembahasan
Struktur teks persuasi adalah:
Pengenalan isu, yaitu berupa berupa pengantar mengenai masalah yang menjadi dasar tulisan
Rangkaian argumen, yang berisi mengenai fakta-fakta yang memperkuat argumen-argumennya itu.
Pernyataan ajakan, yaitu pernyataan yang berfungsi untuk mengarahkan dan memperkuat ajakan-ajakan.
Penegasan kembali atas pernyataan-pernyataan sebelumnya dan merupakan jawaban atas pertanyaan "Mengajak apa teks persuasi itu?"
Penjelasan:
9. Simpulkan teks kiat menata rambut pendek berdasarkan kelengkapan strukturnya!
Jawaban:Simpulkan teks tersebut berdasarkan kelengkapan strukturnya! Teks tersebut tidak lengkap karena tidak terdapat struktur terakhir yakni "Penegasan Ulang".
Penjelasan:
10. simpulkan pula struktur teks tersebut berdasarkan kejelasan dan kelengkapannya!tolongg bantu jawab donggg..dikumpulin skrng
Kelas : VIII
Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kategori : Teks eksplanasi
Kata kunci : struktur teks eksplanasi, teks 'Perlawanan Ulama Pejuang: Pangeran Diponegoro'
Pembahasan:
a. Bagian teks : Identifikasi fenomena
Penunjukan isi :
Paragraf 1 : Pada tahun 1825 Belanda bermaksud menyambung dan memperlebar jalan melalui tanah makam leluhur Pangeran Diponegoro dengan tidak minta izin lebih dulu.
b. Bagian teks : Proses kejadian
Penunjukan isi :
1. Paragraf 2
Pada tanggal 20 Juli 1825 rumah kediaman Pengeran Diponegoro di Tegalrejo diserang dan dikepung oleh pasukan berkuda di bawah pimpinan Chevalier dengan maksud untuk menangkap Pengeran Diponegoro.
2. Paragraf 3
Dalam pertempuran itu Pangeran Diponegoro dan Pangeran Mangkubumi lolos. Namun, rumah Pangeran Diponegoro dibakar oleh Belanda.
3. Paragraf 4
Pasukan Pangeran Diponegoro dibagi menjadi beberapa batalyon dan setiap batalyon diberi nama sendiri misalnya Turkiya, Arkiya, dan sebagainya.
4. Paragraf 5
Dalam peperangannya, Pangeran Diponegoro mempergunakan sistem gerilya.
5. Paragraf 6
- Untuk menghindari serbuan Belanda, Pangeran Diponegoro memindahkan pusat pertahanannya ke Daksa (sebelah barat laut Yogyakarta).
- Pangeran Diponegoro mengangkat dirinya sebagai kepala negara dengan gelar “Sultan Abdulhamid Herucakra Amirulmukminin Sayidin Panatagama Kalifatullah Tanah Jawa”
- Setelah diadakan penobatan, didirikanlah pusat negara, yakni Plered yang ditangani oleh Kerta Pengalasan.
6. Paragraf 7
- Pada tanggal 9 Juni 1826, dengan kekuatannya yang besar, Belanda berusaha menyerang Plered tetapi gagal.
- Untuk meningkatkan pertahanan di Plered, Kerta Pengalasan diganti oleh dua orang pemuda yang gagah berani yaitu Sentot yang bergelar Ali Basah Prawiradirja dan Prawirakusuma yang kedua-duanya masih berusia 16 tahun.
7. Paragraf 8
- Pada permulaan Juli 1826 Belanda mengulangi serangannya ke Daksa lagi.
- Pada bulan Oktober 1826 pasukan Pangeran Diponegoro menyerang Belanda di Gawok, sebelah barat daya Surakarta dan mendapat kemenangan yang gemilang.
8. Paragraf 9
Pada tanggal 17 November 1826 Pangeran Diponegoro berangkat ke Pengasih (sebelah barat Yogyakarta) untuk mengadakan perlawanan terhadap Belanda lagi. Perlawanan antara kedua belah pihak itu berhenti setelah diadakan gencatan senjata (10 Oktober 1827) wakil-wakil dari kedua belah pihak mengadakan perundingan, tetapi mengalami kegagalan.
9. Paragraf 10
Pangeran Diponegoro mendirikan keraton di Sambirata (dekat Pengasih) sebagai pusat negara baru. Belanda (tahun 1828) mulai mendirikan bentengbenteng secara teratur dengan maksud untuk mempersempit daerah kekuasaan Pangeran Diponegoro.
10. Paragraf 11
Untuk menangkap Pangeran Diponegoro, Belanda mengeluarkan maklumat (21 September 1829) yang menyatakan bahwa barang siapa dapat menangkap Pangeran Diponegoro baik hidup atau mati akan diberi hadiah sebanyak 50.000 gulden beserta tanah dan kehormatan.
11. Paragraf 12
Sejak akhir tahun 1828 kedudukan Pangeran Diponegoro menjadi makin sulit karena beberapa sebab.Kyai Maja ditangkap oleh Belanda (12 Oktober 1828) yang kemudian dibuang ke Manado
12. Paragraf 13
- Sentot terpaksa menyerah kepada Belanda dengan pasukannya (16 Oktober 1828) karena kesulitan biaya dan termakan oleh bujukan Belanda.
- Istri Pangeran Diponegoro (R.A Ratnaningsih) beserta puteranya tertangkap oleh Belanda (14 Oktober 1829).
13. Paragraf 14
Belanda menawarkan perundingan kepada Pangeran Diponegoro ( tahun 1830) bertempat di markas Belanda Magelang.
14. Paragraf 15
Sehari sesudah Lebaran (28 Maret 1830) Pangeran Diponegoro beserta pengikut-pengikutnya memasuki kota Magelang untuk mengadakan kunjungan kehormatan dan persahabatan dengan Jenderal de Kock.
c. Bagian teks : ulasan
Penunjukan isi :
Paragraf 16
Belanda telah melaksanakan pengkhianatan terhadap Pangeran Diponegoro yang kesekian kalinya.
d. Bagian teks : simpulan
Perjuangan Pangeran Diponegoro dimulai pada tahun 1825 ketika Belanda bermaksud menyambung dan memperlebar jalan melalui tanah makam leluhur Pangeran Diponegoro dengan tidak minta izin lebih dulu sehingga menyebabkan Pangeran Diponegoro marah. Perjuangan Pangeran Diponegoro dilakukan dengan sistem gerilya. Pada tahun 1830, Belanda mengkhianati Pangeran Diponegoro dan membuangnya ke luar Pulau Jawa.
11. Contoh teks prosedur dan tentukanlah bagian-bagian dari struktur teks tersebut kemudian simpulkanlah pada struktur teks tersebut berdasarkan kelengkapannya
Jawaban:
Membuat nasi goreng
Kita sudah sesering mungkin menyantap makanan ini.nah saya akan memberikan cara mudah untuk membuat nasi goreng spesial ini
Alat:kuali,sendok,pisau,talam
Bahan:bawang goreng,nasi secukupnya,kecap manis,daun sereh,dll.
Langkah-langkah:gongseng bawang sampai berwarna kecoklatan,masukkan daun sereh,lau setelah masak masukkan nasi aduk sampai rata lalu masukkan kecap dan tunghi samapi matamng sempurna ,lalu tuang ke piring dan siap didmsajikan
Penjelasan:
12. Cara menyimpulkan teks eksposisi berdasarkan kelengkapan dan kejelasan strukturnya? Pliss jawabb
Jawaban:
cari tahu dulu isi teks tersebut
13. Simpulkan pula struktur teks tersebut berdasarkan kejelasan dan kelengkapan
1.Identifikasi fenomena: paragraf 1
2.Rangkaian kejadian: paragraf 2 - 15
3.Ulasan: paragraf 16
4.Simpulan: perjuangan pangeran Diponegoro dimulai pada tahun 1825 ketika Belanda bermaksud menyambung dan memperlebar jalan melalui tanah makam leluhur pangeran Diponegoro dengan tidak minta izin terlebih dahulu sehingga menyebabkan pengeran Diponegoro marah.Perjuangan pangeran Diponegoro dilakukan dengan sistem gerilya.Pada tahun 1830, Belanda mengkhianati pangeran Diponegoro dan membuangnya ke luar pulau Jawa.
14. Simpulkan teks tersebut berdasarkan kelengkapan strukturnya
Teksnya mana yaa? kok nggak ada?
15. tentukan bagian bagian dari struktur teks pangeran dipenogoro dan simpulkan pula struktur teks tersebut berdasarkan kejelasan dan kelengkapannya!
Pembahasan:
a. Bagian teks : Identifikasi fenomena
Penunjukan isi :
Paragraf 1 : Pada tahun 1825 Belanda bermaksud menyambung dan memperlebar jalan melalui tanah makam leluhur Pangeran Diponegoro dengan tidak minta izin lebih dulu.
b. Bagian teks : Proses kejadian
Penunjukan isi :
1. Paragraf 2
Pada tanggal 20 Juli 1825 rumah kediaman Pengeran Diponegoro di Tegalrejo diserang dan dikepung oleh pasukan berkuda di bawah pimpinan Chevalier dengan maksud untuk menangkap Pengeran Diponegoro.
2. Paragraf 3
Dalam pertempuran itu Pangeran Diponegoro dan Pangeran Mangkubumi lolos. Namun, rumah Pangeran Diponegoro dibakar oleh Belanda.
3. Paragraf 4
Pasukan Pangeran Diponegoro dibagi menjadi beberapa batalyon dan setiap batalyon diberi nama sendiri misalnya Turkiya, Arkiya, dan sebagainya.
4. Paragraf 5
Dalam peperangannya, Pangeran Diponegoro mempergunakan sistem gerilya.
5. Paragraf 6
- Untuk menghindari serbuan Belanda, Pangeran Diponegoro memindahkan pusat pertahanannya ke Daksa (sebelah barat laut Yogyakarta).
- Pangeran Diponegoro mengangkat dirinya sebagai kepala negara dengan gelar “Sultan Abdulhamid Herucakra Amirulmukminin Sayidin Panatagama Kalifatullah Tanah Jawa”
- Setelah diadakan penobatan, didirikanlah pusat negara, yakni Plered yang ditangani oleh Kerta Pengalasan.
6. Paragraf 7
- Pada tanggal 9 Juni 1826, dengan kekuatannya yang besar, Belanda berusaha menyerang Plered tetapi gagal.
- Untuk meningkatkan pertahanan di Plered, Kerta Pengalasan diganti oleh dua orang pemuda yang gagah berani yaitu Sentot yang bergelar Ali Basah Prawiradirja dan Prawirakusuma yang kedua-duanya masih berusia 16 tahun.
7. Paragraf 8
- Pada permulaan Juli 1826 Belanda mengulangi serangannya ke Daksa lagi.
- Pada bulan Oktober 1826 pasukan Pangeran Diponegoro menyerang Belanda di Gawok, sebelah barat daya Surakarta dan mendapat kemenangan yang gemilang.
8. Paragraf 9
Pada tanggal 17 November 1826 Pangeran Diponegoro berangkat ke Pengasih (sebelah barat Yogyakarta) untuk mengadakan perlawanan terhadap Belanda lagi. Perlawanan antara kedua belah pihak itu berhenti setelah diadakan gencatan senjata (10 Oktober 1827) wakil-wakil dari kedua belah pihak mengadakan perundingan, tetapi mengalami kegagalan.
9. Paragraf 10
Pangeran Diponegoro mendirikan keraton di Sambirata (dekat Pengasih) sebagai pusat negara baru. Belanda (tahun 1828) mulai mendirikan bentengbenteng secara teratur dengan maksud untuk mempersempit daerah kekuasaan Pangeran Diponegoro.
10. Paragraf 11
Untuk menangkap Pangeran Diponegoro, Belanda mengeluarkan maklumat (21 September 1829) yang menyatakan bahwa barang siapa dapat menangkap Pangeran Diponegoro baik hidup atau mati akan diberi hadiah sebanyak 50.000 gulden beserta tanah dan kehormatan.
11. Paragraf 12
Sejak akhir tahun 1828 kedudukan Pangeran Diponegoro menjadi makin sulit karena beberapa sebab.Kyai Maja ditangkap oleh Belanda (12 Oktober 1828) yang kemudian dibuang ke Manado
12. Paragraf 13
- Sentot terpaksa menyerah kepada Belanda dengan pasukannya (16 Oktober 1828) karena kesulitan biaya dan termakan oleh bujukan Belanda.
- Istri Pangeran Diponegoro (R.A Ratnaningsih) beserta puteranya tertangkap oleh Belanda (14 Oktober 1829).
13. Paragraf 14
Belanda menawarkan perundingan kepada Pangeran Diponegoro ( tahun 1830) bertempat di markas Belanda Magelang.
14. Paragraf 15
Sehari sesudah Lebaran (28 Maret 1830) Pangeran Diponegoro beserta pengikut-pengikutnya memasuki kota Magelang untuk mengadakan kunjungan kehormatan dan persahabatan dengan Jenderal de Kock.
Posting Komentar untuk "Simpulkan Teks Tersebut Berdasarkan Kelengkapan Strukturnya"